Latest Entries »

Ragam Gejala Sosial

Pelapisan Sosial

1. Ilustrasi

Pada setiap akhir semester, ada sekolah yang mengumumkan peringkat siswa di setiap kelas. Peringkat pertama akan mendapatkan hadiah yang nilainya lebih besar dibandingkn dengan peringkat sesudahnya. Dasar penyusunan peringkat adalah perolehan nilai.

Di kalangan pengusaha angkutan, pengusaha yang memiliki lebih banyak armada akan lebih disegani oleh pengusaha yang armadanya tidak terlalu banyak. Pemilik mayoritas moda angkutan dapat melakukan tekanan-tekanan dalam penentukan tarif, pembelian trayek dan perekrutan pekerja.

Dari dua ilustrasi tersebut timbul kemudian pelapisan sosial di masyarakat, dimana mereka yang lebih unggul akan menempati lapisan sosial di atas mereka yang tidak begitu unggul.

 2.  Terjadinya pelapisan sosial

  • Terjadi dengan Sendirinya
    Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
  • Terjadi dengan Sengaja
    Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.

Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:

  • Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
  •  Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).

3. Perbedaan sistem pelapisan menurut sifatnya

Menurut sifatnya, sistem pelapisan dalam masyarakat dibedakan menjadi:

  • Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
    Dalam sistem ini, pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Di dalam sistem yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, sistem ini digunakan, yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam :
  • Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan pendeta;
    Kasta Ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua;
  • Kasta Waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang;
  • Kasta sudra : merupakan kasta dari golongan rakyat jelata;
  • Paria : golongan bagi mereka yang tidak mempunyai kasta. seperti : kaum gelandangan, peminta,dsb.
  • System pelapisan masyarakat yang terbuka
    Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Setiap anggota strata dapat bebas melakukan mobilitas sosial, baik vertikal maupun horisontal. Contoh:

–   Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya, atau sebaliknya.

–   Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperoleh pendidikan asal ada niat dan usaha.

  • System pelapisan social campuran
    Stratifikasi sosial c a m p u r a n m e r u p a k a n kombinasi antara stratifikasi tertutup dan terbuka. Misalnya, seorang Bali b e r k a s t a Brahmana mempunyai kedudukan terhormat di Bali, namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh, ia memperoleh kedudukan rendah. Maka, ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompok masyarakat di Jakarta.

4.  Beberapa teori tentang pelapisan sosial

Bentuk konkrit daripada pelapisan masyarakat ada beberapa macam. Ada yang membagi pelapisan masyarakat seperti:

–          Masyarakat terdiri dari Kelas Atas (Upper Class) dan Kelas Bawah (Lower Class).

–          Masyarakat terdiri dari tiga kelas, yaitu Kelas Atas (Upper Class), Kelas Menengah (Middle Class) dan Kelas Bawah (Lower Class).

–           Sementara itu ada pula sering kita dengar : Kelas Atas (Upper Class), Kelas Menengah (Middle Class), Kelas Menengah Ke Bawah (Lower Middle Class) dan Kelas Bawah (Lower Class).

Para pendapat sarjana memiliki tekanan yang berbeda-beda di dalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat. seperti:

• Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan golongan ekonominya sehingga ada yang kaya, menengah, dan melarat.
• Prof.Dr.Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH.MA menyatakan bahwa selama didalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya makan barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat.
• Vilfredo Pareto menyatakan bahwa ada 2 kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu, yaitu golongan elite dan golongan non elite.
• Gaotano Mosoa, sarjana Italia. menyatakan bahwa di dalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang sangat kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah.
• Karl Marx, menjelaskan secara tidak langsung tentang pelapisan masyarakat menggunakan istilah kelas menurut dia, pada pokoknya ada 2 macam di dalam setiap masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang tidak mempunyai dan hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan di dalam proses produksi.
Dari apa yang diuraikan diatas, akhirnya dapat disimpulkan bahwa ukuran atau kriteria yang biasa dipakai untuk menggolongkan anggota masyarakatke dalam lapisan-lapisan sosial adalah sebagai berikut :
• Ukuran kekayaan :Ukuran kekayaan dapat dijadikan suatu ukuran; barangsiapa yang mempunyai kekayaan paling banyak, temasuk lapisan sosial paling atas.
• Ukuran kekuasaan : Barangsiapa yang mempunyai kekuasaan atau wewenang terbesar, menempati lapisan sosial teratas
• Ukuran kehormatan : ukuran kehormatan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan. Orang yang paling disegani dan dihormati, menduduki lapisan sosial teratas.
• Ukuran ilmu pengetahuan : Ilmu pengetahuan dipakai ukuran oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Ukuran ini kadang-kadang menjadi negatif, karena ternyata bukan ilmu yang menjadi ukuran tetapi gelar kesarjanaannya. Sudah tentu hal itu mengakibatkan segala mecam usaha untuk mendapatkan gelar tersebut walaupun secara tidak halal.
Ukuran-ukuran diatas tidaklah bersifat limitatif (terbatas),tetapi masih ada ukuran-ukuran lain yang dapat dipergunakan. Akan tetapi, ukuran-ukuran diatas yang menonjol sebagai dasar timbulnya pelapisan sosial dalam masyarakat. Jadi kriteria pelapisan sosial pada hakikatnya tergantung pada sistem nilai yang dianut oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan.

5. Dampak dari pelapisan sosial

Adanya pelapisan sosial dapat pula mengakibatkan atau mempengaruhi tindakan-tindakan warga masyarakat dalam interaksi sosialnya. Pola tindakan individu-individu masyarakat sebagai konsekwensi dari adanya perbedaan status dan peran sosial akan muncul dengan sendirinya.

  • Dampak positif
    Pelapisan sosial merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Pelapisan sosial memberikan dampak positif jika dilakukan untuk mencapai tujuan bersama, dengan adanya pelapisan sosial mayarakat dalam satu organisasi dituntut untuk dapat menjalankan kewajiban dan mendapatkan hak mereka. Dengan system pelapisan sosial ini, maka akan terjalin kerja sama yang bersifat mutualisme.
  • Dampak negative
    Pelapisan sosial bagi sebagian kalangan merupakan dampak negative. Terjadinya kesenjangan sosial antar kalangan dalam masyarakat merupakan bukti kongkrit bahwa pelapisan sosial memberikan dampak buruk. Ideology seperti inilah yang membuat terjadinya banyak keributan dan permasalahan yang berasal dari sikap kesenjangan sosial. Kalangan kelas atas yang memandang rendah kalangan bawah semakin memperparah situasi, masyarakat bawah yang tidak menerima dirinya berada di bawah merasa cemburu kepada orang lain yang berada di atas. Akibatnya, terjadilah tindakan-tindakan kriminal. Sikap saling tidak menghargai orang lain seperti itu dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat.

Dari poin-poin diatas dapat kita simpulkan bahwa pelapisan sosial memang tidak dapat terlepas dalam kehidupan bermasyarakat. Tapi bukan berarti pelapisan sosial malah merenggangkan dan mejadikan kesenjangan sosial dimasyarakat. Saling menghargai dan menghormati kewajiabn dan hak orang lain adalah solusi untuk masalah pelapisan sosial ini

RAGAM GEJALA SOSIAL DALAM MASYARAKAT

  1. REALIATAS SOSIAL

Peter Berger dan Thomas Luckman dalam buku mereka yang berjudul The Social Contruction of Reality, mengemukakan Realitas adalah kualitas yang berkaitan dengan fenomena yang kita anggap berada diluar kemampuan kita. Dimensi obyektif dilihat dari adanya lembaga beserta nilai dan norma yang menunjukan bahwa masyarakat cenderung menginginkan keteraturan.

  • Masalah Sosial

Akibat dari interaksi sosial antar individu, antar kelompok dan antar kelompok dan individu. Soerjono Soekanto, Masalah Sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur – unsur kebudayaan atau masyarakat. Soerjono Soekanto, membedakan masalah sosial menjadi empat :

  • Faktor Ekonomi : kemiskinan, pengangguran
  • Faktor Biologis : penyakit menular
  • Faktor Psikologis : penyakit syaraf, bunuh diri
  • Faktor kebudayaan : penceraian, kenakalan remaja

Para ahli sosiologi menggunakan beberapa dasar :    

  1. Kriteria Umum
  2. Sumber Masalah Sosial
  3. Pihak yang Menetapkan Masalah Sosial
  4. Masalah Sosial Nyata dan Laten
  5. Perhatian Masyarakat dan Masalah Sosial

Beberapa Masalah Sosial Masa Kini :

  1. Kemiskinan
  2. Kejahatan
  3. Disorganisasi Keluarga
  4. Masalah Generasi Muda dalam Masyarakat Modern
  5. Peperangan
  6. Pelanggaran Terhadap Norma – Norma Masyarakat
    1. Pelacuran
    2. Kenakalan Remaja
    3. Alkoholisme
    4. Korupsi
  1. NILAI DAN NORMA SOSIAL
  • Nilai Sosial

Nilai sosail adalah pemikiran abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap barik & buruk dalam kehidupan.

Pendapat para ahli :

NAMA                                   PENDAPAT           
Soerjono Soekanto Nilai yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat.
B. Simanjuntak Sebagi ide – ide masyarakat tentang sesuatu yang baik
Kimball Young Sebagai unsur – unsur abstrak dan sering tidak disadari oleh apa yang benar & penting
A. W. Green Sebagai kesadaran yang berlangsung secara relatif, disertai emosi terhadap obyek dan ide orang perorangan
Woods Petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarah tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari – hari
Robert M.Z. Lawang Gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga dan mempengaruhi perilaku sosial
C. Kluckhohn 1. nilai hakikat hidup manusia

2. nilai hakikat karya manusia

3. nilai hakikat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu

4. nilai hakikat hubungan manusia dengan dalam

5. nilai hakikat hubungan manusia dengan sesamanya

  • Ciri – Ciri dan Fungsi Sosial

Ciri – ciri :

  • Terbentuknya melalui sosialisasi
  • Berkaitan satu sama lain dan membentuk sistem nilai
  • Konstruksi masyarakat
  • Disebarkan antara sesame warga masyarakat
  • Dapat mempengaruhi perkembangan diri seseorang
  • Memiliki pengaruh yang berbeda
  • Bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan

Menurut Drs. Suprapto, fungsi :

  • Mengarah masyarakat dalam berfikir dan bertingkah laku
  • Alat solidaritas dikalangan anggota masyarakat
  • Alat pengawas perilaku manusia
  • Penentu terakhir manusia dalam memenuhi peranan – peranan sosial
  • Dapat menyumbangkan seperangkat alat, untuk menetapkan “harga” sosial dari suatu kelompok
  • Pembagian Nilai

Prof. Dr. Notonegoro membagi nilai sosial, yaitu :

  1. Nilai Material : Segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia
  2. Nilai Vital : segala sesuatu yng berguna bagi manusia untuk mengadakan kegiatan dan aktivitas
  3. Nilai Kerohanian : segala sesuatu yang berguna bagi batin manusia
    1. Nilai kebenaran Nilai religius
    2. Nilai keindahan
    3. Nilai kebaikan

Prof. Dr. Notonegoro, dapat dibedakan berdasarkan ciri – cirinya :

  1. Nilai Dominan : nilai yang dianggap lebih penting dibandingkan nilai lainnya.

Ukuran dominan atau tidaknya suatu nilai didasarkan pada :

  1. Banyaknya penganut nilai tersebut
  2. Lamanya nilai tersebut digunakan
  3. Tinggi rendahnya usaha pemberlakuan nilai tersebut.
  4. Nilai Berdarah Hijau : nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan, sehingga seseorang menjalankan tanpa melalui proses berfikir.
  • Norma Sosial

Norma yaitu aturan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat. Norma berfungsi mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat demi terciptanya keteraturan sosial. Norma menjadi panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku.

Norma sosial mengatur masyarakat bersifat formal dan non formal

  1. Norma formal : bersumber dari lembaga masyarakat formal
  2. Norma non formal : biasanya tidak tertulis dan jumlahnya lebih banyak dari norma formal.
  • Tingkatan Norma

Masing masing tingkatan norma memiliki kekuatan memaksa yang berbeda.

  1. Cara (use) : norma yang paling lemah daya tingkatannya karena hanya mendapatkan ejekan / cemohan.
  2. Kebiasaan (folkways) : aturan dengan kekuatan mengikat yang lebih kuat.
  3. Tata Kelakuan (mores) : aturan yang sudah diterima di masyarakat.
  4. Adat Istiadat (custom) : umumnya tidak tertulis , tapi memiliki sanksi.
  • Jenis Norma
  1. Norma Agama : berdasarkan ajaran suatu agama
  2. Norma Kesusilaan : yang didasari dari hati nurani / akhlak manusia
  3. Norma Kesopanan : Norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku masyarakat.
  4. Norma Kebiasaan : hasil dari melakukan perbuatan yang sama secara berulang – ulang, sehingga menjadi kebiasaan.
  5. Norma Hukum : perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat.
  1. SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN
  • Hakikat Sosialisasi

Pendapat tentang sosialisasi :

NAMA PENDAPAT
Peter L. Berger Proses belajar seseorang untuk menjadi anggota yang dapat berpartisipasi di dalam masyarakat.
David A. Goslin Proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai memperoleh pengetahuan tentang nilai dan norma – norma
Anthony Giddnes Proses seorang anak / anggota baru dalam suatu kelompok, belajar tentang cara hidup.
Koentjaraningrat Proses belajar kebudayaan dalam hubungan dengan sistem sosial
Carol R. Ember Istilah yang digunakan untuk menggambarkan perkembangan pola kelakuan
  • Proses Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian

Kepribadian merupakan lumpulan kebiasaan, sifat, sikap dan ide – ide dari seorang individu. Menurut John Milton Yinger, kepribadian yaitu keseluruhan perilaku seorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu. Menurut Macionis, kepribadian yaitu sebagai pola konstan berfikir, merasakan dan bertindak. Menurut Ogburn dan Nomkoff, kepribadian yaitu totalitas sentimen, sikap, ide, kebiasaan, ketrampilan, dan perilaku individu. Menurut George Herbert Mead, manusia lahir belum mempunyai diri yang berkembang. Ada 3 tahap perkembangan manusia :

  1. Play
  2. Game stage
  3. Generalized other
  • Faktor – faktor Pembentukan Kepribadian
  1. Warisan biologis
  2. Lingkungan fisik
  3. Pengalaman kelompok
  4. Pengalaman unik
  • Agen, Bentuk, Tipe, dan Pola Sosialisasi
  • Agen agen sosiologi
  1. Keluarga

Menurut Gertrude Jaeger, peran agen sosialisasi pada tahap awal, terutama orang tua itu sangat penting

  1. Kelompok sebaya / sepermainan
  2. Sekolah

Menurut Robert Dreeben, seorang anak harus belajar mandiri disekolah dan menurutnya, meskipun orang tua juga mendorong anak untuk

  1. Media massa
  • Bentuk sosialisasi

Donald Light, Suzane Keller dan Craig Callhoun, mengemukakan setelah seseorang mendapatkan sosialisasi diri, maka selanjutnya ia akan mendapatkan sosialisasi sekunder.

  1. Sosialisasi primer
  2. Sosialisasi sekunder
  • Tipe sosialisasi

Terdapat dua tipe sosialisasi :

  1. Formal
  2. Informal
  • Pola sosialisasi

Getrude Jaeger membagi sosialisasi kedalam dua pola :

  1. Sosialisasi represif : menakankan pada penggunaan hukuman terhadap kesalahan
  2. Sosialisasi partisipatoris : pola dengan ciri pemberian imbalan kepada anak yang berperilaku baik.
  1. PENYIMPANAN SOSIAL
  • Konformitas

Menurut John M. Shepard, konformitas yaitu bentuk interaksi ketika seseorang berperilaku terhadap orang lain sesuai dengan harapan masyarakat.

  • Perilaku menyimpang
  • Pengertian Perilaku Menyimpang

Suatu perilaku dikatakan menyimpang jika tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat

Pendapat beberapa sosiolog :

NAMA PENDAPAT
William Kornblum Tidak diatributkan pada individu / kelompok dengan kategori penyimpangan
James W. Van der Zanden Tindakan yang dianggap sebagi hal yang tercela diluar batas toleransi
Robert M. Z. Lawang Semua tindakan yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial
Howard Saul Becker Penyimpangan bekanlah kualitas dan suatu tindakan yang dilakukan orang, melainkan konsekuensi dari adanya aturan dan penerapan sanksi
  • Teori – Teori Perilaku Menyimpang
  1. Edwin H. Sutherland

Teori : diferential association theory. Menurutnya, penyimpangan bersumber pada pergaulan dengan orang yang berperilaku menyimpang.

  1. Edwin M. Lemert

Teori : labelling theory. Menurutnya, seseorang menjadi penyimpang karena proses labelisasi oleh masyarakat terhadap oramg tersebut.

  1. Robert K. Merton

Menyatakan bahwa perilaku menyimpang terjadi karena tidak ada kaitanya antara tujuan denga cara yang telah ditetapkan dan dibenarkan oleh strukur sosial. 5 cara adpatasi individu terhadap situasi tertentu :

  • Konformitas : perilaku seseorang mengikuti cara dan tujuan yang telah ditetapkan masyarakat.
  • Inovasi : perilaku seseorang yang mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat denga menggunakan cara yang dilarang masyarakat.
  • Ritualisme : perilaku seseorang telah meninggalakn tujuan budaya, tetapi tetap berpegang pad acara yang telah ditetapkan oleh masyarakat.
  • Retretisme : perialaku seseorang tidak mengikuti tujuan dan cara yang dikendaki masyarakat.
  • Pemberontakan
  1. Emile Durkheim

Keseragaman semua anggota masyarakat tentang kesadaran mmoral tidak memungkinkan.

  1. Karl Mark

Teori Konflik. Perilaku yang dbentuk oleh pihak yang berkuasa untuk melindungi kepentingan mereka sendiri.

  1. David Berry

Penyimpangan bukan semata – mata disebabkan oleh ketidak patuhan terhadap nilai dan norma.

  • HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MENYIMPANG DAN SOSIALISASI YANG TIDAK SEMPURNA

Sering terjadi ketidaksepakatan antara pesan yang disampaikan perilaku sosialisasi satu dengan pelaku yang yang lain, maka proses inilah sosialisasi mennjadi kurang sempurna

  • SIFAT DAN MACAM PERILAKU MENYIMPANG
  • Sifat – sifat Perilaku Menyimpang
  1. Positive

Penyimpangan yang mengandung unsur inovasi, kreativitas dan memperkaya alternative.

  1. Negative

Pelaku bertindak mengikuti nilai – nilai sosial yang dipandang rendah dan berakibat buruk serta mengganggu sistem sosial.

  • Macam – Macam Perilaku Menyimpang
  1. Tindakan Kriminal
    • Kejahatan tanpa korban
    • Kejahatan terorganisasir
    • Kejahatan kerah putih
    • Kejahatan korporat
  1. Penyimpangan Seksual
    • Perzinaan – Transvestitisme
    • Lesbianism – Sodomi
    • Homoseks – Sadisme
    • Kumpul kebo – Pedofillia
  1. Pemakaian & Pengendara Obat Terlarang

Yang mengakibatkan kesehatan fisik dan mental seseorang dan lebih jauh pada ekstensi Negara.

Menurut Dr. Graham Blaine, kaum remaja terjerumus karena :

  • Ingin membuktikan keberanian
  • Ingin tau dan iseng
  • Solidaritas sesama teman
  • Ingin menghilangkan rasa gelisah
  • Ingin mencari arti hidup
  1. Penyimpangan Dalam Bentuk Gaya Hidup

Bersifat arogan dan eksentrik. Arogan : menyombongkan diri dan Eksentrik : perbuatan penyimpangan yang dianggap aneh.

  1. PENGENDALIAN SOSIAL
  • Hakikat Pengendali Sosial

Pengendalian sosial merupakan mekanisme untuk mencegah penyimpangan dan mengarah anggota masyarakat untuk bertindak menurut norma dan nilai yang telah melembaga.

  • Cara Pengendalian Sosial

Ada dua sifat yaitu Preventif adalah pengendalian sosial yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Represif adalah pengendalian sosial yang ditujukan untuk memulihkan keadaan seperti sebelum terjadi pelanggaran.

Ada berbagai cara pengendalian sosial yang dilakukan masyarakat, yaitu :

  1. Cara Pengendalian Melalui Institusi & Noninstitusi

Instuisi yaitu cara pengendalian sosial melalui lembaga – lembaga sosial yang ada didalam masyarakat. Noninstuisi yaitu cara penendalian di luar instuisi sosial yang ada.

  1. Cara Pengendalian Secara Lisan, Simbolik, dan Kekerasan

Melalui lisan dan simbolik (sosial persuasif), yaitu cara menekan pada usaha untuk mengajak anggota masyarakat agar dapat bertindak sesuai dengan aturan. Melalui kekerasan (sosial koersif), yaitu penekanan ancaman yang menggunakan kekuatan fisik.

  1. Cara Pengendalian Melaui Imbalan & Hukuman

Melalui imbalan (bersifat preventif), yaitu diberi imbalan atas tindakannya agar ia berperilaku sesuai dengan nilai dan norma. Melalui hukum (bersifat reprentif), yaitu bertujuan untuk memulihkan keadaan seperti sebelumnya terjadi pelanggaran.

  1. Cara Pengendalian Sosial Formal & Informasi

Formal menurut Paul Horton dan Chester Hunt, yaitu cara pengendalian sosial oleh lembaga – lembaga resmi yang memiliki peraturan – peraturan resmi. Informal, yaitu cara pengendalian sosial yang dilakukan oleh kelompok yang kecil, akrab, bersifat tidak resmi dan tidak memiliki aturan – aturan. Desas – desus, yaitu kabar angin dan Teguran, yaitu peringatan yang ditunjukan kepada seseorang yang melakukan penyimpangan.

  1. Cara Pengendalian Sosial Melalui Sosialisasi

Menurut Erich Fromm, apabila suatu masyarakat ingin berfungsi efektif, maka harus berperilaku sesuai dengan nilai dan norma. Menurut Formm, sosialisasi membentuk kebiasaan, keinginan dan adat istiadat kita.

  1. Cara Pengendalian Sosial Melalui Tekanan Sosial

Richard Lapiere melihat pengendalian sosial sebagai proses yang lahir dari kebutuhan individu agar diterima didalam kelompok. Bovard menyatakan bahwa seseorang cenderung mengekspresikan pernyataan.

  • Peran Lembaga Formal Dan Informal Dalam Pengendalian Sosial

Dalam lembaga pengendalian sosial dalam masyarakat Indonesia :

  • Polisi

Sebagai aparat Negara bertugas memelihara keamanan dan ketertiban serta mengatasi perilaku menyimpang anggota masyarakat sehingga terciptanya ketertiban.

  • Pengadilan

Alat pengendali sosial agar seseorang berhati – hati dalam bertingkah laku sehingga tidak terjadi pentimpangan.

  • Adat

Merupakan pranata sosial yang tedapat dalam masyarakat tradisional.

  • Tokoh masyarakat

Yaitu orang yang memiliki pengaruh sehingga ia dihormati dan disegani masyarakat.

  • Media masa

Merupakan lembaga yang cukup efektif dalam proses pengendalian sosial.

Paket 1.

1. Perubahan sosial di masyarakat telah menimbulkan berbagai gejala sosial. Berikut ini disebutkan 8 gejala sosial tersebut, tugas Anda adalah menyebutkan masing-masing 2 dua fakta di masyarakat dari setiap gejala yang disebutkan. Delapan gejala tersebut adalah 1) Globalisasi, 2) WEsternisasi, 3) Modernisasi, 4) Hedonisme, 5) Konsumerisme, 6) Lunturnya Nasionalisme, 7) Dekadensi Moral 8) Pergeseran peran dalam sosialisasi

2. Apa yang dimaksud dengan penyimpangan sosial ? Jelaskan dengan menyebutkan 4 bentuk penyimpangan sosial yang umum terjadi di masyarakat.

3. Di setiap masyarakat dapat ditemukan adanya pelapisan sosial. Mengapa demikian ?

4. Gambarkan contoh pelapisan sosial yang ada di sekolah maupun di masyarakat umum.

5. Apakah masyarakat Indonesia merupakan masyarakat heterogen ? Tunjukkan tiga bukti atas jawaban Anda.

Paket 2

1. Untuk tujuan apa saja kalangan terpelajar melakukan penelitian sosial ?

2. Sebutkan 4 karakteristik penelitian sosial.

3. Tunjukkan dengan contoh, perbedaan antara proses berpikir logis induktif dengan proses berpikir deduktif.

4. Sebutkan 5 manfaat penelitian sosial

5. Rancangan penelitian sosial harus memuat apa saja ? Sebutkan secara urut.

6. Buatlah 5 contoh pertanyaan tertutup yang akan digunakan di dalam angket. Angket tersebut akan digunakan untuk mengungkap kebiasaan belajar siswa suatu sekolah.

7. Buatlah tabel perbedaan langkah-langkah pengolahan data kualitatif dengan pengolahan data kuantitatif.

8. Laporan penelitian sosial terdiri atas 3 bagian. Sebutkan secara lengkap komponen setiap bagian.

Paket 1.

1. Perubahan sosial di masyarakat telah menimbulkan berbagai gejala sosial. Berikut ini disebutkan 8 gejala sosial tersebut, tugas Anda adalah menyebutkan masing-masing 2 dua fakta di masyarakat dari setiap gejala yang disebutkan. Delapan gejala tersebut adalah 1) Globalisasi, 2) WEsternisasi, 3) Modernisasi, 4) Hedonisme, 5) Konsumerisme, 6) Lunturnya Nasionalisme, 7) Dekadensi Moral 8) Pergeseran peran dalam sosialisasi

2. Apa yang dimaksud dengan penyimpangan sosial ? Jelaskan dengan menyebutkan 4 bentuk penyimpangan sosial yang umum terjadi di masyarakat.

3. Di setiap masyarakat dapat ditemukan adanya pelapisan sosial. Mengapa demikian ?

4. Gambarkan contoh pelapisan sosial yang ada di sekolah maupun di masyarakat umum.

5. Apakah masyarakat Indonesia merupakan masyarakat heterogen ? Tunjukkan tiga bukti atas jawaban Anda.

Paket 2

1. Untuk tujuan apa saja kalangan terpelajar melakukan penelitian sosial ?

2. Sebutkan 4 karakteristik penelitian sosial.

3. Tunjukkan dengan contoh, perbedaan antara proses berpikir logis induktif dengan proses berpikir deduktif.

4. Sebutkan 5 manfaat penelitian sosial

5. Rancangan penelitian sosial harus memuat apa saja ? Sebutkan secara urut.

6. Buatlah 5 contoh pertanyaan tertutup yang akan digunakan di dalam angket. Angket tersebut akan digunakan untuk mengungkap kebiasaan belajar siswa suatu sekolah.

7. Buatlah tabel perbedaan langkah-langkah pengolahan data kualitatif dengan pengolahan data kuantitatif.

8. Laporan penelitian sosial terdiri atas 3 bagian. Sebutkan secara lengkap komponen setiap bagian.

dadadsa

Persiapan

Bahan sedang disiapkan

Tugas Terstruktur Sukses UN 2014

Sosiologi SMA

Bagian I

  1. Sebutkan lima  ciri sosiologi sebagai ilmu.
  2. Sebutkan 3 manfaat mempelajari sosiologi.
  3. Tunjukkan masing-masing datu contoh masalah social yang disebabkan oleh faktor :
  4. ekonomi
  5. biologi
  6. budaya
  7. sosial
  8. Sebutkan tiga upaya mengatasi masalah social yang ada di masyarakat.
  9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan nilai social.
  10. Tunjukkan contoh tentang penerapan :
  11. Nilai vital.
  12. Nilai estetika.
  13. Nilai material.
  14. Nilai spiritual.
  15. Nilai kerohanian.
  16. Nilai mendarahdaging
  17. Nilai dominan
  18. Sebutkan tiga ciri nilai sosial.
  19. Apa yang dimaksud dengan norma social ? Jelaskan.
  20. Sebutkan empat norma social dan sumbernya.
  21. Apa yang dimaksud dengan keteraturan social ? JElaskan dengan menyebutkan  4 unsurnya.
  22. Jelaskan tujuan sosialisasi dan hubungannya dengan norma social.
  23. SEbutkan 4 media sosialisasi dan masing masing perannya.
  24. Jelaskan perbedaan antara sosialisasi primer dengan sosialisasi sekunder.
  25. Tunjukkan contoh interaksi social antarindividu.
  26. Sebutkan 5 faktor yang memengaruhi interaksi social
  27. Jelaskan dengan contoh perbedaan antara proses social asosiatif dengan disosiatif.
  28. Tunjukkan contoh 3 bentuk perilaku menyimpang.
  29. Apa yang dimaksud perilaku menyimpang dari segi:
    1. Teori Labelling
    2. Teori Pergaulan Berbeda
    3. Teori Konflik
    4. TEori Fungsi
  30. Tunjukkan masing-masing 1 contoh bentuk pengendalian social preventif, kuratif dan represif.
  31. Jelaskan tujuan pengendalian social
  32. Jelaskan masing-masing satu peran pokok lemabga pengendalian social yang dilakukan oleh lembaga agama, sekolah dan tokoh adat.
  33. Apa yang dimaksud dengan struktur social ? Tunjukkan contoh struktur social yang ada I sekolah.
  34. Tunjukkan contoh adanya pelapisan social di masyarakat
  35. Mengapa timbul pelapisan social di setiap masyarakat ?
  36. SEbutkan 4 kriteria pelapisan social.
  37. Mengapa di masyarakat timbul diferensiasi social ? JElaskan dengan menyebutkan 3 faktor pembentuknya.

LATIHAN SOAL

ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

MATA PELAJARAN                             :             SOSIOLOGI

KELAS                                                :             XII IPS

    Bagian 1

  1. Ruang lingkup perubahan meliputi bidang-bidang ….
  2. Hubungan antara  perubahan social dengan perubahan kebudayaan adalah….
  3. The real condition that encourages urbanization is always associated with…problems
  4. Tantangan utama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi arus modernisasi dan globalisasi adalah….
  5. Menurut Teori Revolusi, perubahan yang berlangsung dengan cepat akan lebih diingat oleh para anggota masyarakat karena ….
  6. Faktor yang menyebabkan masyarakat cenderung dinamis adalah….
  7. Masyarakat industri cenderung mengalami perubahan lebih cepat karena….
  8. Ditinjau dari dampaknya, perubahan ini digolongkan menjadi dua yaitu… dan …
  9. Peribahan disebut progres apabila….
  10. Penemuan pesawat terbang dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan suara berdampak negatif bagi masyarakat, yaitu….sedangkan dampak positifnya adalah…
  11. Apabila setiap orang dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan masyarakat di seluruh dunia tanpa harus mengeluarkan banyak biaya dan waktu dengan menggunakan internet dan sarana lainnya, maka  kemudahan tersebut harus diimbangi dengan  upaya peningkatan kualitas….
  12. Contoh perubahan social bidang politik adalah….
  13. Sistem pemilihan legislatif maupun eksekutif di Indonesia saat ini dilaksanakan melalui pemilihan langsung calon pemimpin yang layak. Perubahan sosial ini menyangkut bidang….
  14. Efisiensi kerja akibat penggunaan mesin yang canggih  akan memberikan pengaruh positif berupa….
  15. Sistem pelapisan sosial terbuka menjadi faktor pendorong  perubahan sosial. Faktor pendorong sistem pelapisan sosial terbuka adalah….
  16. Contoh pelapisan sosial tertutup  ditunjukkan seperti yang terdapat pada masyarakat….
  17. Ciri – ciri manusia modern menurut August Comte antara lain adalah….
  18. Tunjukkan gejala-gejala yang merupakan bentuk dari :
    1. globalisasi
    2. hedonisme
    3. modernisasi
    4. westernisasi
    5. konsumerisme
  19. Urbanisasi yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat desa mengharapkan perubahan yang berarti di dalam hidup mereka apabila merantau di kota. Akan tetapi mereka harus hidup keras di kota agar mampu mencukupi kebutuhan hidup. Jelaskan alasan umum terjadinya urbanisasi dan dampaknya  bagi masyarakat desa.
  20. Tunjukkan gejala-gejala social yang merupakan bentuk :  
    1. cultural lag
    2. cultural shock
    3. mestizo culture

 

    BAgian 2 

  1. Mengapa di dalam proses perubahan sosial dapat terjadi  adjusment  dan terjadi pula maladjustment ?
  2. Sebutkan salah satu ciri masyarakat yang menuju modernisasi.
  3. Fungsi embaga sosial di  dalam masyarakat antara lain adalah ….
  4. Gambarkan proses pertumbuhan nilai dan norma menjadi lembaga social.
  5. Jelaskan bahwa lembaga social memiliki ciri-ciri :
    1. memiliki  lambang
    2. memiliki tujuan yang jelas
    3. memiliki alat kelengkapan tertentu
    4. memiliki tingkat kekekalan tertentu
    5. memiliki tradisi baik secara tertulis maupun secara lisan
  6. Perbedaan dan  hubungan antara lembaga social dengan asosiasi terlak pada aspek….
  7. Lembaga sosial dibentuk dengan berbagai tujuan. Salah satunya adalah….
  8. Contoh regulative sosial institution adalah….
  9. Tunjukkan perilaku-perilaku yang menunjukkan fungsi-fungsi keluarga dalam hal….
    1. proteksi
    2. sosialisasi
    3. ekonomi
    4. afeksi
    5. reproduksi
  10. Apa yang dimaksud  pola menetap :
    1. matrilokal
    2. patrilokal
    3. neolokal
    4. avunkolokal
    5. patri matrilokal
  11. Apa yang dimaksud dengan perkawinan :.
    1. monogami
    2. poligami
    3. poligini sororal
    4. poligini nonsororal
    5. group marriage
  12. Alasan diperlkukannya lembaga pendidikan  antara lain adalah ….
  13. Sebutkan ciri-ciri pendidikan :
    1. formal
    2. informal
    3. nonformal
  14. Tunjukkan contoh fungsi laten pendidikan.
  15. Lembaga agama diperlukan oleh anggota masyarakat karena perannya dalam hal….
  16. Fungsi pokok lembaga politik adalah…
  17. Fungsi pokok lembaga ekonomi adalah….

 

 

@@@semoga sukses dunia akhirat@

LATIHAN SOAL

ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

MATA PELAJARAN                       :             SOSIOLOGI

KELAS                                         :             XI IPS

 

  1. Para pejabat dan elite politik menduduki pelapisan sosial teratas dalam masyarakat karena mereka memiliki….
  2. Menyusun undang-undang dan membahas bersama dengan presiden merupakan salah satu tugas presiden dengan DPR secara….
  3. Contoh perkembangan struktural masyarakat dari segi aspek ekonomi adalah….
  4. Masyarakat gemeinschaft (paguyuban) akan membentuk solidaritas yang lebih kuat jika dibandingkan dengan masyarakat gesellschaft (patembayan) karena ….
  5. Struktur sosial yang ada di masyarakat ditunjukkan contoh dengan adanya ….
  6. Perkembangan struktur sosial masyarakat sederhana misalnya ….
  7. Kehidupan masyarakat perkotaan lebih bersifat individualistis dengan mengedapankan prioritas waktu dan kesempatan. Latar belakang pendidikan dengan prestasi tinggi menjadi modal utama untuk melakukan mobilitas sosial. Kehidupan tersebut menunjukkan ciri perkembangan masyarakat….
  8. Perkembangan masyarakat  madya ditunjukkan dengan ciri-ciri ….
  9. Pada sistem kekerabatan suku Sabu, keluarga kecil disebut sebagai hewue dara ammu yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak-anak. Keluarga tersebut berasal dari turunan satu kakek yang disebut hedau appu. Hubungan batin yang terbentuk pada kehidupan masyarakat suku Sabu menunjukkan perkembangan struktur sosial masyarakat….
  10. Diferensiasi sosial dibentuk berdasarkan tiga kriteria, yaitu….
  11. Setiap suku bangsa diikat oleh kesamaan  dalam hal….
  12. Di suatu kawasan yang  dihuni oleh berbagai suku bangsa, dapat terjadi pertentangan  pendapat. Akhirnya pertentangangan tersebut menimbulkan konflik. Kejadian ini mencerminkan hubungan antara….
  13. Stratifikasi sosial yang terjadi  di masyarakat timbul karena adanya ….
  14. Setiap strata sosial  memiliki ruang lingkup tugas dan wewenang berbeda. Hal itu menunjukkan  fungsi stratifikasi sosial untuk menentukan….
  15. Di dalam partai politik ada anggota yang dipilih sebagai ketua umum, ketua bidang, sekretaris umum, bendahara dan divisi-divisi di bawahnya yang masing-masing memiliki tugas yang jelas dan bertingkat. Ketua umum memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan ketua bidang dan sebagainya. Ditinjau dari sifatnya, pelapisan sosial di dalamnya digolongkan ke dalam pelapisan sosial….
  16. Seorang ayah, sebagai kepala  keluarga akan memiliki kedudukan yang paling tinggi dibanding isteri dan anak-anaknya. Hal ini dapat terjadi karena usia ayah yang biasanya paling tua dan tanggungjawabnya paling besar dibanding lainnya. Pelapisan sosial yang terjadi di dalam  keluarga, menurut proses terjadinya digolongkan ke dalam pelapisan sosial….
  17. Untuk mendapatkan status sebagai juara pertama, Pak Jojon telah berlatih dengan sangat keras dan disiplin. Status  yang dimiliki Pak Jojon disebut sebagai….
  18. Apa yang dimaksud dengan struktur sosial? Jelaskan dengan contoh
  19. Apa yang dimaksud dengan struktur sosial kaku ? Jelaskan dengan memberi contoh.
  20. Jelaskan dengan contoh, perbedaan antara pelapisan sosial terbuka dengan pelapisan sosial tertutup.

@@@

Latihan soalnya kira-kira seperti ini…

Bagian I 

  1. Tokoh pertama yang memberikan nama Sosiologi sebagai ilmu kemasyarakatan adalah….
  2. Obyek kajian utama yang menjadi pusat perhatian sosiologi adalah….
  3. Sosiologi berasal dari kata socious dan logos yang berarti ilmu tentang….
  4. Suatu bentuk kehidupan bersama yang anggota-anggotanya terikat oleh hubungan batin murni, bersifat alami dan kekal dinamakan….
  5. Partai politik, perusahaan dan organisasi pemerintahan merupakan satuan sosial berbentuk….
  6. Suaminya terlibat kasus korupsi. Akibatnya Suti sering dicemooh oleh lingkungan masyarakat. Hal ini mendorong ia untuk melakukan bunuh diri . Apabila dikaji menggunakan Teori Emile Durkheim, tindaka Suti termasuk tipe bunuh diri….
  7. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan hasil penyempurnaan teori lama yang sudah ada. Hal ini merupakan  salah satu karakteristik sosiologi yaitu…
  8. Unit sosial yang terdiri atas beberapa orang dan memiliki tempat tinggal saling berdekatan disebut….
  9. Seorang sosiolog aktif membantu pemerintah  dalam mengambil kebijakan-kebijakan sosial. Hal ini menunjukkan peran sosiologi dalam masyarakat sebagai….
  10. Interaksi sosial antara individu dengan kelompok misalnya….
  11. Salah satu fungsi nilai sosial adalah….
  12. Apabila seseorang telah mengadakan hubungan  secara langsung seperti tatap muka, berarti orang tersebut telah mengadakan…
  13. Seorang peserta Indonesi Idol datang dari daerah ke Jakarta dan berhasil lolos pada babak eliminasi. Ketika ada kesempatan berkunjung ke daerah asal, ia disambut hangat dengan salam dan pelukan.Sejak itu banyak remaja di daerah tersebut yang mengikuti gaya pakaian, model rambut dan cara berbicaranya. Contoh peristiwa ini dipengaruhi faktor….
  14. Hukuman yang paling tepat kepada invidu yang telah melanggar adat istiadat adalah ….
  15. Sarana pengendalian sosial melalui desas-desus dilakukan dengan maksud….
  16. Seseorang memerlukan sosialisasi agar….
  17. Perilaku menyimpang adalah tindakan yang dilakukan individu atau kelompok dan bertentangan dengan….
  18. Melalui pengamatan yang baik, seorang siswa melakukan penelitian terhadap pemalsuan air minum mineral merek tertentu. Siswa tersebut berhasil mengungkapkan jaringan dari pihak-pihak yang terlibat. Deskripsi tersebut mengidentifikasi jenis penelitian….
  19. Keberhasilan emansipasi wanita ditunjukkan dengan banyaknya wanita karier yang bekerja tanpa mengenal batas waktu. Hal ini menunjukkan adanya penyimpangan yang bersifat….
  20. Nilai sosial memiliki ciri-ciri yang jelas. Salah satunya adalah….
  21. Bagi tukang loak, setumpuk buku pelajaran memiliki nilai….
  22. Dokter adalah profesi yang diinginkan banyak anak muda. Bagi seorang  dokter, jarum suntik memiliki nilai….
  23. Bagi sekelompok orang atau individu tertentu, ada nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai lainnya. Nilai yang dianggap lebih penting itu disebut sebagai nilai….
  24. Anggota Densus 88 antiteror dalam menjalankan tugasnya memburu gembong teroris berani mengambil resiko apa pun termasuk mengorbankan nyawanya demi menjaga keamanan dari aksi teror yang meresahkan masyarakat. Ditinjau dari ciri-cirinya nilai sosial yang mendasari tindakan aparat tersebut adalah nilai….
  25. Anggota masyarakat yang dianggap kaya, lebih berpengalaman dan lebih pandai, akan ditempatkan dalam kelas  sosial yanglebih tinggi dibandingkan dengan anggota masyarakat yang miskin, kurang pengalaman dan tidak terlalu pandai.  Hal ini menunjukkan fungsi nilai sosial sebagai….
  26. Peranan nilai sosial dalam proses interaksi sosial antarindividu atau kelompok adalah….
  27. Anggota Densus 88 antiteror dalam menjalankan tugasnya memburu gembong teroris berani mengambil resiko apa pun termasuk mengorbankan nyawanya demi menjaga keamanan dari aksi teror yang meresahkan masyarakat. Ditinjau dari ciri-cirinya nilai sosial yang mendasari tindakan aparat tersebut adalah nilai….

 Bagian II

  1. Penggunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat merupkan bentuk pelanggaran norma….
  2. Norma sosial yang pelaksanaannya bersumber dari wahyu Tuhan yang disusun di dalam kitab suci masing-masing agama disebut sebagai norma….
  3. Untuk mencapai cita-citanya yang akan menjadi arsitek, Budi memilih lembaga pendidikan formal dengan pertimbangan yang masak, lengkap dan teliti. Setelah memilih dan lulus dari SMA, ia memilih perguruan tinggi yang tingkat akreditasinya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang dilakukan Budi digolongkan sebagai tindakan ….
  4. Karena merasa sedih, Ani menangis sampai matanya sembab. Yang dilakukan Ani digolongkan sebagai tindakan….
  5. Tunjukkan contoh tindakan tradisional .
  6. Dampak negatif  konflik di dalam masyarakat antara lain….
  7. Tunjukkan contoh  peristiwa  yang merupakan bentuk keteraturan sosial di dalam masyarakat
  8. Tunjukkan contoh  yang merupakan interaksi sosial antara individu dengan kelompok
  9. Tunjukkan fungsi persaingan.
  10. Tunjukkan contoh berbagai bentuk kerja sama sebagai berikut :
    1. bergaining
    2. kooptasi
    3. joint venture
    4. kooperasi
  11. Interaksi sosial disosiatif adalah….
  12. Perbedaan antara komunikasi primer dengan komunikasi sekunder adalah….
  13. Wars and natural disasters can cause dynamics in the society. Both are… factors.

Silakan dikerjakan dan dikirim lewat blog ini aja sebagai jejak ….

KISI-KISI

ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

MATA PELAJARAN                       :             SOSIOLOGI

KELAS                                          :             X

 

  1. Sebutkan tokoh-tokoh  yang mengembangkan sosiologi sebagai ilmu.
  2. Menyebutkan obyek kajian  sosiologi.
  3. Menjelaskan pengertian sosiologi secara etimologis.
  4. Menunjukkan perbedaan antara  gemeinschaft dengan gesellschaft.
  5. Menjelaskan jenis-jenis bunuh diri menurut Emile Durkheim.
  6. Menjelaskan karakteristik sosiologi sebagai ilmu.
  7. Menjelaskan pengertian interaksi sosial
  8. Membedakan bentuk-bentuk interaksi sosial.
  9. Menjelaskan pengertian  dan fungsi nilai sosial
  10. Menunjukkan perbedaan antara nilai vital, material, kerokhanian, dominan dan nilai yang mendarahdaging
  11. Menyebutkan fungsi norma sosial
  12. Menjelaskan bentuk-bentuk norma sosial
  13. Menjelaskan pengertian pengendalian sosial
  14. Menjelaskan perbedaan kontak primer dan kontak sekunder.
  15. Menyebutkan fungsi sosialisasi
  16. Menjelaskan bentuk perilaku menyimpang
  17. Menjelaskan perbedaan penyimpangan primer dan sekunder
  18. Mengidentifikasi  alat-alat pengumpulan data penelitian
  19. Menjelaskan bentuk-bentuk interaksi sosial rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, instrumental, tradisional dan afektif
  20. Menjelaskan dampak konflik sosial.
  21. Menjelaskan fungsi persaingan dalam interaksi sosial
  22. Mengidentifikasi bentuk-bentuk kerjasama.
  23. Menjelaskan perbedaan antara proses sosial asosiatif dengan proses sosial disosiatif.

 

 

 

 

@@@

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.